loading...
TNI menyatakan 8.000 personel siap untuk dikerahkan ke Gaza pada akhir Juni, tapi itu tergantung pada keputusan pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan sebanyak 8.000 tentara diperkirakan akan siap pada akhir Juni untuk potensi penempatan ke Gaza sebagai bagian dari misi kemanusiaan dan perdamaian. Pernyataan ini sinkron dengan komentar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa anggota Board of Peace (BoP) yang dia bentuk telah berjanji akan mengirimkan ribuan tentara ke wilayah Palestina tersebut.
Indonesia merupakan anggota BoP atau Dewan Perdamaian, badan yang akan melakukan rekonstruksi pasca-perang di Gaza.
Baca Juga: Trump Sebut Anggota Board of Peace Janji Berikan Rp84,1 Triliun untuk Gaza, Apakah Itu Indonesia?
Juru bicara TNI Brigadir Jenderal Donny Pramono, dalam wawancaranya dengan AP, mengatakan TNI telah menyelesaikan usulan struktur pasukan dan jadwal pergerakan mereka ke Gaza meskipun pemerintah Presien Prabowo Subianto belum memutuskan kapan penempatan tersebut akan dilakukan.
“Pada prinsipnya, kami siap ditugaskan di mana saja,” kata Pramono kepada AP, yang dilansir Senin (16/2/2026).
"Pasukan kami sepenuhnya siap dan dapat dikirim dalam waktu singkat setelah pemerintah memberikan persetujuan resmi," katanya lagi.














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516109/original/019613500_1772255126-Untitled_design__2_.jpg)


































