Angkatan Udara AS Sejauh Ini Kehilangan 7 Pesawat dalam Perang Iran

6 hours ago 6

loading...

Pesawat tempur Angkatan Laut AS lepas landas dari kapal induk USS Abraham Lincoln selama Operasi Epic Fury yang menargetkan Iran di Teluk Oman, pada 1 Maret 2026. Foto/Angkatan Laut AS/Anadolu Agency

WASHINGTON - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) telah kehilangan tujuh pesawat dalam perangnya melawan Iran. Kabar itu diungkap CNN pada hari Sabtu (4/4/2026).

Penembakan jatuh dua jet tempur AS dalam satu hari pada hari Jumat, dalam insiden terpisah – satu F-15 Angkatan Udara AS dan satu A-10 – meningkatkan jumlah total pesawat berawak AS yang hilang dalam konflik dengan Iran menjadi tujuh, menurut laporan tersebut.

Pada tanggal 2 Maret, hanya beberapa hari setelah perang dimulai, tiga F-15 secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait dalam insiden tembakan salah sasaran di atas Kuwait.

Keenam awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan pekan ini bahwa ketiga pilot tersebut telah kembali menerbangkan misi melawan Iran.

Pada tanggal 12 Maret, enam personel AS tewas ketika satu pesawat tanker pengisian bahan bakar KC-135 jatuh di Irak.

Militer AS mengatakan pesawat-pesawat tersebut terlibat dalam insiden dengan pesawat lain selama Operasi Epic Fury, nama untuk serangan AS terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari. Pesawat kedua mendarat tanpa masalah.

Pada 27 Maret, satu pesawat peringatan dan kontrol udara E-3 Sentry dilaporkan hancur saat berada di darat selama serangan Iran di Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |