Antisipasi Joki di UM-PTKIN 2026, Panitia Siapkan Pengamanan Berlapis

1 hour ago 4

loading...

Sistem pengawasan dalam pelaksanaan UM-PTKIN 2026 akan diperketat guna mengantisipasi berbagai modus kecurangan. Foto/Panitia UM PTKIN.

JAKARTA - Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) akan memperketat sistem pengawasan dalam pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (U M-PTKIN ) 2026. Hal ini guna mengantisipasi berbagai modus kecurangan, termasuk praktik joki ujian.

Diketahui, pendaftaran UM-PTKIN 2026 masih dibuka hingga 30 Mei 2026. Sementara pelaksanaan ujian dijadwalkan berlangsung pada 8–14 Juni 2026 di berbagai titik lokasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

Baca juga: UM-PTKIN 2026 Masih Dibuka hingga 30 Mei, Pendaftar Tembus 60 Ribu

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN Prof. Dr. Abd. Aziz menegaskan, sistem pengawasan ujian tahun ini dilakukan secara berlapis dengan dukungan teknologi digital dan pengawasan langsung di lokasi ujian.

“Yang perlu saya sampaikan bahwa pengawasan ini juga berlapis. Nanti kita akan ada beberapa alat digital untuk mengawasi peserta, kemudian juga ada pengawas SSE di lokasi ujian,” ujar Abd. Aziz saat konferensi pers Pendaftaran UM PTKIN 2026 di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Panitia juga mengklaim mampu mendeteksi indikasi penggunaan joki sejak awal proses verifikasi peserta.

Baca juga: UM PTKIN 2026 Dibuka, Peserta Bisa Pilih Lokasi Ujian Terdekat

Read Entire Article
Prestasi | | | |