Arif Satria Sebut Riset Biodiversitas Indonesia Terlalu Fokus di Jawa

4 hours ago 10

loading...

Kepala BRIN Arif Satria mengakui riset biodiversitasmasih cenderung bias Jawa. Akibatnya eksplorasi kekayaan hayati di luar Jawa belum tergambar secara utuh. Foto/Yuwantoro Winduajie

JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengakui riset biodiversitas di Indonesia selama ini masih cenderung bias Jawa. Kondisi itu membuat eksplorasi kekayaan hayati di wilayah luar Jawa belum tergambar secara utuh.

Arif memaparkan, sejauh ini jenis tanaman yang sudah dieksplorasi di Pulau Jawa mencapai sekitar 12.000 spesies. Sementara di Papua sekitar 8.000 spesies dan di Kalimantan sekitar 11.000 spesies.

Baca juga: Peneliti Indonesia Kembali Temukan Jenis Baru Rafflesia

“Itu menunjukkan bahwa kita memang masih bias Jawa riset-riset yang dilakukan terkait dengan soal biodiversitas,” kata Arif Satria di sela acara pameran dan ekspose spesies flora baru di Kantor BRIN, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |