AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar

4 hours ago 11

loading...

2 tentara AS tewas dalam serangan Iran di Yordania. Foto/fox

TEHERAN - Amerika Serikat tidak dapat melindungi 50.000 pasukannya yang ditempatkan di Timur Tengah dari serangan Iran. Saat ini persediaan persenjataan rudal dan drone Iran masih besar, menurut lapor Wall Street Journal.

Pada 18 Juli, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan dua tentara AS tewas dan satu lainnya hilang akibat serangan Iran terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania yang menampung pasukan Amerika.

Serangan terhadap pangkalan tersebut merupakan salah satu dari tiga serangan rudal terpisah dalam 24 jam pekan lalu, menurut para pejabat AS.

“Fakta bahwa tiga rudal berhasil menghindari sistem pertahanan udara AS menyoroti tantangan dalam melindungi 50.000 pasukan yang ditempatkan di wilayah tersebut dari militer Iran, yang masih memiliki sejumlah besar rudal balistik dan drone,” ungkap laporan Wall Street Journal pada hari Senin.

Selama serangan Iran terhadap Pangkalan Udara Muwaffaq Salti AS di Yordania, serangan tersebut mengenai barak prefabrikasi, lapor surat kabar tersebut.

Jenazah korban lain ditemukan di pangkalan militer, tetapi identitasnya belum dipastikan, kata laporan itu.

Pada hari Senin, CBS News melaporkan, mengutip Pentagon, bahwa hampir 100 anggota militer AS terluka akibat beberapa serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan di Timur Tengah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |