Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?

5 hours ago 4

loading...

Peoples Bank of China (PBOC) melanjutkan tren pembelian emas untuk bulan ke-19 secara berturut-turut pada Mei 2026. FOTO/China Daily

JAKARTA - Bank Sentral China atau People's Bank of China (PBOC) melanjutkan tren pembelian emas untuk bulan ke-19 secara berturut-turut pada Mei 2026. Di saat yang sama, cadangan devisa negara tersebut juga meningkat ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade.

"Masih terdapat ruang yang cukup besar bagi China untuk terus menambah cadangan emasnya," kata Kepala Analis Makro Orient Golden Credit Rating International, Wang Qing dikutip dari China Daily, Senin (8/6/2026).

Baca Juga: Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru

Berdasarkan data yang dirilis PBOC, cadangan emas resmi China bertambah 320.000 ons pada Mei sehingga total kepemilikan emas mencapai 74,96 juta ons. Penambahan tersebut menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Desember 2024, ketika bank sentral menambah 330.000 ons emas.

Langkah akumulasi emas terus dilakukan meskipun harga logam mulia tersebut sempat bergerak fluktuatif dan memasuki tren pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Kebijakan itu menunjukkan upaya China untuk memperkuat komposisi aset cadangan internasionalnya di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Wang, porsi emas dalam total cadangan internasional resmi China hingga akhir 2025 baru mencapai sekitar 8,8%. Angka tersebut masih jauh di bawah rata-rata global yang mencapai sekitar 27% berdasarkan data Bank Sentral Eropa (ECB).

Read Entire Article
Prestasi | | | |