Bantu Pertahanan Teluk, Australia akan Kirim Rudal ke UEA dan Pesawat Pengintai

3 hours ago 6

loading...

Pesawat pengintai E7A Wedgetail. Foto/the war zone

CANBERRA - Perdana Menteri (PM) Anthony Albanese mengatakan Australia akan mengerahkan pesawat pengintai jarak jauh dan mengirimkan rudal udara-ke-udara untuk membantu negara-negara di kawasan Teluk mempertahankan diri dari serangan Iran. Langkah ini dilakukan seiring perang yang semakin sengit antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.

“Konflik Iran di Timur Tengah dimulai lebih dari seminggu yang lalu, dan serangan balasan Iran terus meningkat, sudah pada skala dan kedalaman yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Dua belas negara di seluruh kawasan, dari Siprus hingga Teluk, terus menjadi sasaran,” kata Albanese dalam konferensi pers pada hari Selasa.

Ia mengatakan Angkatan Udara Kerajaan Australia akan mengirimkan pesawat pengintai E7A Wedgetail dan personel pendukung untuk “melindungi dan mengamankan wilayah udara di atas Teluk” selama empat pekan ke depan, dan membantu kawasan tersebut dengan “pertahanan diri kolektifnya”.

Australia juga akan mengirimkan rudal udara-ke-udara jarak menengah canggih ke Uni Emirat Arab, katanya, setelah melakukan panggilan telepon dengan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Albanese menyebutkan 115.000 warga Australia yang tinggal di Timur Tengah – di antaranya, 24.000 di UEA – sebagai faktor utama di balik pengerahan aset militer.

“Membantu warga Australia berarti juga membantu Uni Emirat Arab dan negara-negara Teluk lainnya mempertahankan diri dari serangan yang tidak beralasan,” ujarnya kepada wartawan, menekankan pengerahan tersebut hanya untuk tujuan defensif.

Read Entire Article
Prestasi | | | |