loading...
Kemendiktisaintek kembali membuka pendaftaran Beasiswa Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP) 2026. Foto/SINDOnews.
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) kembali membuka pendaftaran Beasiswa Indonesia– Austria Scholarship Programme (IASP) 2026. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualifikasi akademik dosen melalui pendidikan jenjang doktor (S3) di berbagai perguruan tinggi ternama di Austria.
IASP merupakan beasiswa khusus bagi dosen tetap di perguruan tinggi negeri maupun swasta yang berada di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Baca juga: Prabowo Arahkan 80 Persen Kuota Beasiswa LPDP untuk Bidang STEM
Melalui program ini, pemerintah mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia dosen agar mampu berkontribusi pada pengembangan riset dan pendidikan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Persyaratan Beasiswa Indonesia–Austria Scholarship Programme (IASP) 2026:
Dikutip dari laman Kemendiktisaintek, Selasa (20/1/2026) berikut persyaratan yang mesti dipenuhi untuk mendaftar beasiswa IASP 2026.
1. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
3. Memiliki surat izin dari pimpinan perguruan tinggi asal (untuk dosen PTN) dan/atau dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah masing-masing (untuk dosen PTS).
Baca juga: Beasiswa Ajinomoto 2027 Resmi Dibuka, Kuliah di Jepang Ditanggung Penuh
















































