loading...
Bapanas memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2026 akan mulai disalurkan pada Februari. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2026 akan mulai disalurkan pada Februari mendatang. Pemerintah telah menyiapkan alokasi SPHP beras sebesar 1,5 juta ton sepanjang tahun ini.
Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy mengatakan, penyaluran SPHP beras 2026 tidak mengalami jeda lantaran program SPHP beras 2025 masih berlangsung hingga 31 Januari 2026.
"Mulai bulan Februari, sudah ada alokasi SPHP beras untuk 2026 sebesar 1,5 juta ton sepanjang tahun ini. Jadi tidak ada jeda penyaluran beras SPHP untuk masyarakat. Beras SPHP senantiasa hadir bagi masyarakat Indonesia sebagai pilihan konsumsi dengan harga yang terjangkau," ucap Sarwo dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).
Baca Juga: Program SPHP Beras Dipastikan Berlanjut di 2026, Stok Beras Bulog 3,2 Juta Ton
Menurut dia konsistensi penyaluran beras SPHP penting untuk memberikan efek penekan terhadap harga beras umum di pasaran. Berdasarkan Panel Harga Pangan Bapanas, rata-rata harga beras medium secara nasional mulai menunjukkan pergerakan meskipun masih berada di kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET).















































