loading...
Banjir melanda Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, kemarin. Foto/BPBD Kabupaten Pandeglang
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) mencatat sejumlah kejadian bencana di beberapa wilayah Indonesia berdasarkan hasil pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB pada periode 12 Januari 2026 hingga 13 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Kejadian bencana yang tercatat masih didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah, yakni banjir.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Senin, 12 Januari 2026 menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.
“Di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, banjir terjadi pada Senin (12/1) sekitar pukul 14.00 WIB akibat luapan Sungai Cilemer, Cikaret, Dayeuh, Cilatak, dan Ciliman. Banjir merendam permukiman warga dengan tinggi muka air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 1 meter,” ungkap Aam sapaan Abdul Muhari, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Tol Sedyatmo Arah Bandara Soekarno-Hatta Masih Terendam Banjir, Arus Lalin Padat
Sebanyak 9 kecamatan dan 23 desa terdampak, meliputi Kecamatan Patia, Sumur, Labuan, Cikeusik, Cigeulis, Pagelaran, Panimbang, Sobang, dan Saketi. Berdasarkan pendataan sementara, banjir berdampak pada 537 KK atau 2.051 jiwa. Sekitar 300 KK mengungsi di Masjid Agung Kecamatan Sobang.














































