Bos Asus: MacBook Neo Bikin Produsen Laptop Windows Terkejut

4 days ago 16

loading...

Apple dikenal sebagai produsen laptop mahal. Namun pada 2026, strategi itu berubah. Foto: Apple

SAN FRANSISCO - Melalui MacBook Neo, Apple menghadirkan laptop dengan harga mulai USD599 atau sekitar Rp10,18 juta. Harga ini membuat banyak produsen laptop Windows terkejut.

Co-CEO Asus S.Y. Hsu bahkan menyebut kehadiran MacBook Neo sebagai “shock bagi industri PC.”

“Selama ini Apple selalu berada di segmen harga tinggi. Ketika mereka merilis produk yang sangat terjangkau, tentu ini menjadi kejutan bagi seluruh industri,” kata Hsu dalam laporan keuangan Asus.

Mengubah Peta Persaingan Laptop

Selama bertahun-tahun, Apple hampir tidak pernah bersaing di segmen laptop murah. MacBook, dikenal sebagai laptop yang mahal dan premium. Menyasar konsumen seperti desainer, pekerja profesional, serta kalangan berduit.

Pasar “laptop murah” biasanya dikuasai laptop Windows dari berbagai merek yang menggunakan prosesor Intel atau AMD.

Namun dengan harga sekitar Rp10 juta, MacBook Neo kini langsung masuk ke segmen yang sama dengan banyak laptop Windows kelas menengah.

Menurut Hsu, seluruh ekosistem PC kini mulai membahas cara menghadapi produk tersebut.

“Di dalam ekosistem PC, banyak diskusi tentang bagaimana bersaing dengan produk ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemain besar seperti Microsoft, Intel, dan AMD juga memantau perkembangan MacBook Neo.

Spesifikasi MacBook Neo

Meski lebih murah, Apple tetap membekali MacBook Neo dengan spesifikasi yang cukup modern.

Laptop ini menggunakan chip A18 Pro yang memiliki CPU 6-core dan GPU 5-core. Ini menjadi Mac pertama yang menggunakan chip seri A, bukan prosesor M-series seperti MacBook Air atau MacBook Pro.

Read Entire Article
Prestasi | | | |