loading...
Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard sebut Rusia tidak memiliki kemampuan untuk menaklukkan dan menduduki Ukraina, apalagi menginvasi Eropa. Foto/dni.gov
WASHINGTON - Direktur Intelijen Nasional (DNI) Amerika Serikat (AS) Tulsi Gabbard mengatakan Rusia tidak memiliki kemampuan untuk menaklukkan dan menduduki Ukraina, apalagi menginvasi Eropa.
Gabbard pun menuduh "para penghasut perang negara bayangan" dan sebagian media Barat mendorong narasi yang mengkhawatirkan untuk menggagalkan upaya perdamaian Rusia-Ukraina.
Dalam sebuah unggahan di X, bos intelijen Amerika itu mengatakan, "Yang benar adalah intelijen AS menilai bahwa Rusia bahkan tidak memiliki kemampuan untuk menaklukkan dan menduduki Ukraina, apalagi menyerang dan menduduki Eropa."
Baca Juga: Prancis Dituduh Khianati Jerman dalam Perang Rusia-Ukraina, Ini Alasannya
Menurutnya, klaim yang menyatakan sebaliknya digunakan untuk membenarkan "kebijakan pro-perang".
Gabbard menuduh apa yang dia sebut sebagai "para penghasut perang negara bayangan dan media propagandanya" mencoba untuk melemahkan upaya Presiden Trump untuk membawa perdamaian ke Ukraina dan Eropa.
Dia mengatakan kelompok-kelompok tersebut secara keliru mengeklaim bahwa komunitas intelijen AS mendukung pandangan Uni Eropa dan NATO bahwa Rusia bertujuan untuk menyerang dan menaklukkan Eropa.
















































