Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia

4 hours ago 9

loading...

BURUNG merpati. FOTO/ Vief

BEIJING - Para ilmuwantelah lama memperdebatkan bagaimana merpati menempuh jarak ratusan kilometer setiap hari tanpa tersesat.

Banyak teori yang menyatakan bahwa mereka mendeteksi sinyal magnetik menggunakan molekul peka cahaya di mata, paruh, atau telinga bagian dalam mereka.

Dalam sebuah studi baru yang dibagikan oleh Associated Press pada 29 Mei, ilmuwan Martin Wilkeski dari Institut Max Planck untuk Perilaku Hewan (Jerman) dan rekan-rekannya mencari sinyal magnetik di organ-organ merpati dan menemukan bahwa sinyal terkuat terletak di hati.

Secara spesifik, sel imun khusus di hati merpati bertanggung jawab untuk memecah sel darah merah dan menyimpan zat besi. Ketika para ilmuwan bereksperimen dengan sementara waktu menghilangkan sel-sel imun ini dan kemudian melepaskan merpati untuk terbang, burung-burung tersebut ditemukan "sama sekali tidak mampu menemukan jalan mereka."

Hal ini menunjukkan bahwa sel-sel hati yang kaya zat besi memainkan peran penting dalam navigasi mereka.

Studi tersebut juga mencatat bahwa kompas magnetik merpati hanya terganggu pada hari-hari mendung atau berawan. Hal ini karena burung-burung ini juga menggunakan matahari untuk navigasi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |