loading...
Fase pemulangan jemaah haji Indonesia resmi dimulai pada 1 Juni 2026. Jemaah yang telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dijadwalkan tiba di berbagai embarkasi Indonesia secara bertahap. Foto: Ist
JAKARTA - Fase pemulangan jemaah haji Indonesia resmi dimulai pada 1 Juni 2026. Jemaah yang telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dijadwalkan tiba di berbagai embarkasi Indonesia secara bertahap.
Berdasarkan data dashboard haji nasional, jadwal kepulangan jemaah kloter pertama dimulai pada 1 Juni 2026. Dari jadwal yang terpampang, jemaah haji akan mulai terbang pada pukul 03.05 waktu Arab Saudi.
Baca juga: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tinggalkan Mina
Mereka akan berangkat dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, menuju embarkasi masing-masing di Indonesia. Kedatangan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang jemaah gelombang awal yang sebelumnya diberangkatkan sejak akhir April 2026. Mereka telah menjalani seluruh tahapan ibadah, mulai dari Madinah, Makkah, hingga puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Proses pemulangan dilakukan secara sistematis oleh pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dengan memastikan kesiapan transportasi udara, layanan kesehatan, serta prosedur penerimaan di debarkasi masing-masing daerah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau seluruh petugas untuk tetap bekerja dengan penuh dedikasi, menjaga pelayanan di hotel-hotel jemaah, serta tetap mengedepankan sikap simpatik dan empatik.
"Setelah ini kita memasuki fase pemulangan. Kami meminta seluruh petugas untuk tetap bertugas sepenuh hati, penuh dedikasi, tetap responsif di hotel-hotel, serta tetap simpatik dan empatik kepada jemaah," ujarnya.
Dahnil juga mengimbau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta seluruh jemaah haji Indonesia tetap tertib selama menunggu jadwal kepulangan. Jemaah diminta menjaga kondisi kesehatan dan tidak berlebihan melakukan aktivitas di luar hotel.
"Kami mengimbau kepada KBIHU yang membawa jemaah juga kepada seluruh jemaah tetap tertib. Tidak berlebihan melakukan kegiatan agar kondisi kesehatan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air," katanya.
(jon)










































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488567/original/072826400_1769757219-0E6A5552-01.jpeg)






