loading...
Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Foto/BNPB
JAKARTA - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menekankan pentingnya mengonsolidasikan seluruh data secara akurat pascabencana banjir dan longsor di Sumatera. Berdasarkan prediksi, kontribusi bencana Sumatera bisa meningkatkan angka kemiskinan nasional 0,49 persen.
"Jumlah angka kemiskinan akan semakin meningkat. Kontribusi bencana Sumatera kepada kemiskinan di tingkat nasional 0,49% diperkirakan. Kemiskinan ekstrem akan meningkat 0,20%," kata Cak Imin dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Kamis (15/1/2026).
Cak Imin menyebut konsolidasi soal data tersebut harus segera ditindaklanjuti melalui dua langkah utama. Pertama, pemerintah perlu segera menangani kemiskinan baru yang muncul di wilayah Sumatra akibat bencana.
Baca juga: 238.783 Rumah Rusak Akibat Bencana di Sumatera, Kebutuhan Anggaran Capai Rp60 Triliun
"Aspek yang pertama, segera menangani kemiskinan baru di Sumatera, yang kedua, yang agak mengkhawatirkan adalah turun secara drastis jumlah kelas menengah," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin menyampaikan bahwa terjadi penurunan signifikan kelas menengah secara nasional. Maka dari itu dia berharap, konsolidasi data secara tepat sasaran bisa menjadi acuan untuk melakukan penanganan dini.















































