China Kesal Dijadikan Dalih Trump untuk Mencaplok Greenland

2 hours ago 6

loading...

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning minta AS tidak menjadikan China sebagai dalih untuk mencaplok Greenland dari Denmark. Foto/X @SpoxCHN_MaoNing

BEIJING - Pemerintah China kesal setelah Beijing dan Moskow dijadikan dalih oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning minta Washington tidak "mencatut" nama negara lain demi mewujudkan ambisi globalnya.

Trump mengeklaim pekan lalu bahwa AS harus mencaplok Greenland—wilayah otonom Denmark—untuk membendung Rusia dan China. Menurutnya, Beijing dan Moskow akan mengambil alih pulau terbesar di dunia itu jika Washington tidak melakukannya terlebih dahulu.

Baca Juga: AS: Denmark Menduduki Greenland

"Beijing tidak mendukung AS menggunakan China atau Rusia sebagai dalih untuk kepentingan sendiri," kata Mao dalam konferensi pers.

"Arktik memengaruhi kepentingan bersama komunitas internasional dan aktivitas Beijing di wilayah tersebut memperkuat perdamaian, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan hukum internasional," paparnya, yang dilansir Russia Today, Selasa (13/1/2026).

Pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menyatakan bahwa Berlin bersedia bekerja sama dengan Trump untuk mengatasi dugaan ancaman dari kapal-kapal Rusia dan China di Arktik. Namun, pejabat Eropa lainnya menolak penilaian ancaman Trump.

Anggota Parlemen Denmark Rasmus Jarlov menyatakan klaim tentang ancaman besar dari China dan Rusia terhadap Greenland adalah "khayalan".

Read Entire Article
Prestasi | | | |