Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Sumatera, BNPB: Waspada Bencana Susulan

20 hours ago 15

loading...

JAKARTA - Cuaca ekstrem masih terjadi di beberapa wilayah Sumatera, tak terkecuali di daerah terdampak bencana. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Abdul Muhari mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

"Kami terus berkomunikasi intensif dengan BMKG," kata Abdul Muhari dalam keterangannya, dikutip Sabtu (10/1/2026).

Bersama BMKG, BNPB memantau cuaca per tiga jam. Dari pantauan itu nantinya diputuskan apakah akan melakukan modifikasi cuaca atau tidak.

"Kita operasi modifikasi cuaca hingga saat ini masih optimal tiga pesawat per provinsi, dan terus kita lakukan dalam seminggu terakhir ini sudah rotasi 24 jam," kata Aam, sapaan Abdul Muhari.

Baca Juga: KNPI Ajak Pemuda Perkuat Solidaritas Bencana Sumatera

Menurutnya, optimalisasi modifikasi cuaca sangat penting untuk menjamin kondisi cuaca tak berubah ekstrem. Paling tidak, di tengah puncak musim hujan saat ini, kondisi hujan tidak signifikan dan tak menimbulkan bencana susulan.

Dia mencontohkan kondisi hujan yang terjadi di Bener Meriah, Aceh. Luapan air terjadi di beberapa titik di sana. "Tapi, alhamdulillah, ini tidak meluap ke permukiman dan tidak ada korban atau kerugian material yang signifikan," ujar Aam.

Read Entire Article
Prestasi | | | |