loading...
Para pelanggan mengantre di Warung Irine di Sumengko, Pedukuhan RT 15 RW 06, Wringinanom, Gresik, Jawa Timur. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Setiap usaha besar berawal dari niat sederhana. Hal itu terlihat dari perjalanan Irine Yandi Sandrika, pendiri Warung Irine di Sumengko, Pedukuhan RT 15 RW 06, Wringinanom, Gresik, Jawa Timur. Sejak 2017, Irine merintis warung yang kini ramai pengunjung.
Niat awalnya jelas. Irine ingin mandiri secara ekonomi sekaligus membahagiakan orang tua. Ia juga jeli melihat peluang digital dan memanfaatkan TikTok untuk memperkenalkan warungnya kepada masyarakat luas.
“Saya mulai dari keinginan untuk mandiri dan membahagiakan orang tua. TikTok membantu warung saya dikenal banyak orang,” kata Irine Yandi Sandrika beberapa waktu lalu. Baca juga: Beredar Foto Restoran Raffi Ahmad Sepi Pengunjung, Netizen: Biar Gak Ada Pembeli Antibangkrut
Nama Warung Irine menyimpan makna mendalam tentang ketahanan, inovasi, dan keberanian. Tiga nilai itu yang membuat Irine tetap bertahan dan terus berkembang menghadapi tantangan usaha kuliner.
Inovasi dan Kepuasan Pelanggan Jadi Kunci
Warung Irine berkembang pesat dari usaha di pinggir jalan menjadi bisnis skala besar. Inovasi, media sosial, dan fokus pada kepuasan pelanggan menjadi kunci pertumbuhannya. Irine memastikan seluruh menu dibuat fresh setiap hari dengan bahan segar dan berkualitas.


















































