Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin

4 hours ago 8

loading...

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko sebut kelompok lobi Yahudi telah menipu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam perang melawan Ukraina. Foto/Kremlin.ru

MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan kelompok lobi Yahudi telah menipu Presiden Rusia Vladimir Putin, yakni membujuknya agar menarik pasukan Moskow dari dekat Kyiv pada tahun 2022. Menurutnya, kelompok lobi itu mengeklaim mewakili keinginan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mencari perdamaian.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya, Lukashenko mengatakan perang tersebut bisa berakhir dengan cepat pada tahap awalnya, ketika pasukan Moskow berada di dekat Ibu Kota Ukraina, Kyiv.

Baca Juga: Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh

“Pada saat itu, bukan hanya saya, tetapi semua orang di dunia memahami bahwa perang akan segera berakhir dengan kemenangan Rusia. Ini terutama karena Rusia berada di Kyiv,” kata pemimpin Belarusia tersebut, seperti dikutip dari BelTA, Selasa (16/6/2026).

Namun, Lukashenko mengeklaim bahwa politisi dan kekuatan tertentu kemudian meminta Putin untuk berhenti, menarik pasukan dari Kyiv, dan menyimpulkan perjanjian perdamaian. “Sebelum penarikan itu, semua orang mengerti bahwa hari-hari Ukraina sudah dihitung," katanya.

Presiden Belarusia berpendapat bahwa Moskow telah bertindak berdasarkan apa yang tampak sebagai peluang nyata untuk mencapai penyelesaian perang. “Nilailah sendiri siapa yang benar dan siapa yang salah dalam masalah ini," ujarnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |