Demokrat Soroti Suara Rakyat Terbuang Akibat Parliamentary Treshold, Usulkan Konsep Dapil Nasional

4 hours ago 3

loading...

Waketum DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf menyoroti potensi hilangnya jutaan suara rakyat yang tidak terkonversi menjadi kursi DPR akibat parliamentary treshold. Foto/Ilustrasi/Dok.SindoNews

JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf menyampaikan bahwa fokus partainya saat ini bukan pada besar kecilnya persentase angka ambang batas parlemen atau parliamentary treshold (PT). Melainkan pada potensi hilangnya jutaan suara rakyat yang tidak terkonversi menjadi kursi.

"Kalau Demokrat sedang mengkaji, bukan soal persennya. Tapi soal berapa banyak suara rakyat yang nanti hangus kalau konsepnya hanya PT persen," kata Dede kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).

Baca juga: Wacana Parliamentary Threshold 5% Bikin Khawatir, Hensat Usul Gabungkan Suara Partai Tak Lolos

Dede menyinggung Pada Pemilu 2024 lalu, dengan aturan PT 4%, tercatat ada sekitar 17 juta suara rakyat yang hangus. Bahkan, pada Pemilu 2009 saat ambang batas berada di angka 2,5%, jumlah suara yang terbuang jauh lebih besar, mencapai 19 juta suara.

Read Entire Article
Prestasi | | | |