Diancam Invasi seperti Venezuela, Iran Akhirnya Mau Bernegosiasi dengan AS

4 hours ago 8

loading...

Diancam invasi seperti Venezuela, Iran akhirnya mau bernegosiasi dengan AS. Foto/Iran International

TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan pada hari Senin bahwa saluran komunikasi antara Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dan utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, tetap terbuka. Itu setelah Trump mengatakan Teheran telah menghubungi tentang kemungkinan pembicaraan dan negosiasi.

“Saluran komunikasi antara Bapak Araghchi dan perwakilan khusus presiden AS terbuka, dan jika perlu, pesan dipertukarkan melalui saluran itu,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei, dilansir Iran International.

Ia menambahkan bahwa Iran tetap berkomitmen pada diplomasi. “Kami selalu berpegang pada prinsip diplomasi dan negosiasi, tentu saja negosiasi yang bersifat dua arah,” katanya.

Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa Iran telah menghubungi Amerika Serikat dan mengusulkan untuk mengadakan pembicaraan tentang kesepakatan nuklir.

Trump mengatakan Iran menghubungi untuk pembicaraan tentang kesepakatan, ia mungkin akan bertemu dengan mereka

"Kita mungkin akan bertemu dengan mereka," katanya, tetapi mengatakan pertemuan itu mungkin akan terjadi setelah serangan AS terhadap Iran.

Read Entire Article
Prestasi | | | |