Dubes Rusia: Embargo Minyak AS Ancam Kesejahteraan Jutaan Warga Venezuela, Harus Dikutuk

16 hours ago 8

loading...

AS menyita kapal tanker yang membawa minyak Venezuela. Foto/newsweek

MOSKOW - Embargo minyak Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela mengancam nyawa, kesehatan, dan kesejahteraan jutaan warga Venezuela dan harus dikutuk sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional. Peringatan itu diungkap Duta Besar Rusia untuk Caracas, Sergey Melik-Bagdasarov.

"Tindakan AS yang melanggar hukum internasional tidak dapat tidak dikutuk. Ini bukan hanya tentang minyak. Minyak adalah sumber kehidupan ekonomi Venezuela, dan mengurasnya berarti membahayakan nyawa dan kesehatan jutaan warga Venezuela," ungkap Melik-Bagdasarov kepada Sputnik.

Wakil kepala staf Gedung Putih, Stephen Miller, mengatakan pada awal Januari bahwa Amerika Serikat memiliki "embargo lengkap atas semua minyak mereka (Venezuela) dan kemampuan mereka untuk melakukan perdagangan."

Pada 3 Januari, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dan membawa mereka ke New York.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan Maduro dan Flores akan diadili karena diduga terlibat dalam "narkoterorisme" dan menimbulkan ancaman, termasuk bagi AS.

Maduro dan istrinya mengaku tidak bersalah atas tuduhan tersebut selama sidang pengadilan di New York.

Read Entire Article
Prestasi | | | |