Ekspor Sawit hingga Batu Bara Harus Lewat BUMN, Prabowo Ingin Selamatkan Rp2.653 Triliun per Tahun

3 weeks ago 13

loading...

Bentuk badan ekspor terpusat, , Presiden Prabowo menegaskan langkah berani ini diambil demi bisa mengamankan potensi penghasilan hingga USD150 miliar atau setara Rp2.653,92 triliun per tahun. Foto/Dok

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pembentukan badan ekspor terpusat yang akan bertindak sebagai eksportir tunggal untuk seluruh komoditas strategis Indonesia. Kebijakan revolusioner ini nantinya akan dipayungi oleh Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam .

Dalam pidato penyampaian Kerangka Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 di Sidang Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026), Presiden menegaskan langkah berani ini diambil demi menghentikan kebocoran penerimaan negara yang telah berlangsung masif selama berpuluh-puluh tahun.

Melalui pembenahan sistemik ini, kas negara diproyeksikan bisa mengamankan potensi penghasilan hingga USD150 miliar atau setara Rp2.653,92 triliun per tahun (asumsi kurs Rp17.692 per Dolar AS). Baca Juga: Prabowo Wajibkan Ekspor Batu Bara hingga Sawit Satu Pintu lewat BUMN, Harga Ditentukan RI

"Kita perhitungkan, kita perkirakan potensi uang yang bisa kita selamatkan dari kebocoran-kebocoran itu USD150 miliar tiap tahun. Potensi. Apakah kita mampu atau tidak, tergantung keberanian kita, tergantung tekad kita, tergantung apa kita bisa bekerja sama dengan baik atau tidak," kata Presiden Prabowo.

Read Entire Article
Prestasi | | | |