loading...
Hatchback listrik Aion UT sukses mendominasi penjualan GAC di ajang IIMS 2026 dengan menyumbang hampir 50 persen dari total transaksi. Foto: GAC Aion
JAKARTA - GAC Indonesia menutup gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dengan senyum lebar. Tepatnya, setelah sukses membukukan total 2.095 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).
Menariknya, hampir separuh dari angka tersebut, tepatnya 997 unit, disumbangkan oleh satu model primadona: Aion UT.
Walau Aion UT “diserang” oleh kompetitor seperti Geely EX2 dan BYD Atto1 yang harganya jauh lebih terjangkau, tapi positioning mobil tersebut tetap teruji.
Meledaknya pemesanan Aion UT tidak lepas dari strategi penentuan harga (pricing strategy) yang sangat agresif.
Dengan harga promo mulai Rp280 juta On The Road (OTR) Jakarta, mobil ini menawarkan spesifikasi yang mengintimidasi kompetitor di kelasnya.
Aion UT dibekali baterai berkapasitas 60 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 500 km berdasarkan siklus NEDC. Rasio harga di bawah Rp300 juta untuk jarak tempuh setengah ribu kilometer adalah anomali, menjadikannya magnet kuat bagi konsumen first-time EV buyer dan mengantarkannya meraih predikat Best Medium Hatchback EV di ajang tersebut.
“Kami mengapresiasi seluruh konsumen yang telah memberikan respons luar biasa selama IIMS 2026. Dominasi Aion UT serta minat kuat terhadap Hyptec HT menunjukkan pasar Indonesia semakin matang,” ujar CEO GAC Indonesia, Andry Ciu.


















































