loading...
Platform health-tech Halodoc melalui lini layanan Haloskin terus memperkuat penetrasi pasar di industri dermatologi digital nasional pada awal 2026. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Platform health-tech Halodoc melalui lini layanan Haloskin terus memperkuat penetrasi pasar di industri dermatologi digital nasional pada awal 2026. Sejak diluncurkan setahun lalu, klinik digital ini tercatat telah mendukung lebih dari 45.000 rangkaian perawatan kulit, sebuah angka yang merefleksikan tingginya permintaan pasar terhadap akses kesehatan yang efisien, personal, dan berbasis medis di Indonesia.
Langkah strategis Haloskin ini sejalan dengan tren ekonomi digital yang menuntut model bisnis layanan kesehatan lebih terjangkau tanpa mereduksi standar keamanan. Dengan mengintegrasikan konsultasi dokter spesialis dan produk yang diformulasikan secara personal, Halodoc berupaya menyederhanakan rantai distribusi layanan perawatan kulit yang selama ini sering kali dianggap sebagai kebutuhan tersier berbiaya tinggi bagi sebagian masyarakat.
"Sebelum pakai Haloskin, aku sudah coba berbagai produk perawatan, tapi hasilnya belum sesuai harapan. Namun, dalam satu bulan penggunaan paket rangkaian perawatan dari Haloskin, jerawat aktif, komedo, dan bruntusan di wajahku sudah memudar. Konsultasinya mudah dengan dokter kulit yang responsif, dan aku merasa dipantau terus sampai kulitku membaik. Rasanya seperti punya klinik pribadi di rumah, tapi tetap dengan harga terjangkau," ujar Mawar Juwita (29), salah satu pengguna Haloskin dalam pernyataannya, Selasa (13/1/2026).
Secara operasional, Haloskin diawasi langsung oleh Board of Dermatologist yang beranggotakan dokter spesialis dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Keberadaan tenaga ahli ini menjadi fondasi kredibilitas bisnis perusahaan dalam memitigasi risiko penggunaan bahan aktif berstandar medis yang disesuaikan dengan kebutuhan personal setiap individu, mulai dari usia remaja hingga orang tua.
Baca Juga: Halodoc Perluas Akses Layanan Preventif bagi Masyarakat
Anggota Board of Dermatologist Haloskin, Dr. Rina Diana Winta, Sp.DVE, menjelaskan pemahaman masyarakat terhadap kondisi kulit yang personal kian meningkat. Menurutnya, inovasi di Haloskin memungkinkan setiap formula dikembangkan dengan kandungan aktif yang tepat dan didampingi pemantauan medis secara berkala untuk menjaga efektivitasnya.








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466780/original/052967200_1767854697-Menanam_Kangkung_di_Baskom_Bekas_2.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471159/original/098945500_1768278912-1801644556686809.jpg)



























