loading...
Pejuang Hamas di Jalur Gaza. Foto/anadolu
JALUR GAZA - Anggota Biro Politik Hamas, Hussam Badran, mengatakan kelompoknya akan berpartisipasi dalam pemilu Palestina mendatang di bawah naungan koalisi nasional seluas mungkin. Ia menolak segala upaya memaksakan syarat politik tertentu kepada para kandidat.
Langkah ini diambil menyusul keputusan Presiden Mahmoud Abbas yang menjadwalkan pemilihan legislatif pada November 2026.
Dalam wawancara dengan Al-Aqsa TV, Badran menyatakan Hamas dan sebagian besar faksi Palestina menentang kewajiban bagi peserta pemilu untuk mengadopsi program politik tertentu.
Ia mencatat Komisi Pemilihan Umum Pusat Palestina dan lembaga peradilan sedang berupaya memastikan warga Palestina dapat memilih perwakilan mereka secara bebas.
"Kami menentang pemaksaan syarat politik atau kewajiban bagi peserta untuk mengadopsi program politik tertentu," ujar Badran.


















































