Inayah Wahid Sepakat dengan Temannya yang Bilang Humor sebagai Pilar Kelima Demokrasi

1 day ago 12

loading...

Inayah Wahid, putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Foto/Dok SindoNews

JAKARTA - Inayah Wahid , putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ) bicara soal humor atau komedi sebagai pilar kelima demokrasi . Menurutnya, komedi juga jadi tolok ukur apakah demokrasi benar berjalan atau tidak.

Menurut Inayah yang kerap melontarkan kritik melalui seni, kuat atau tidak kuat kritikan melalui pentas seni, tetapi itulah yang bisa dilakukan publik. "Ya udahlah ketawain aja," kata Inayah dalam podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Kamis (8/1/2026).

Perempuan yang akrab disapa Nay ini menceritakan, dirinya memiliki teman bernama Sakdiyah Ma'ruf yang selalu bilang bahwa jika pers atau jurnalisme merupakan pilar keempat demokrasi, maka humor atau komedi merupakan pilar kelima demokrasi.

Baca Juga: Terbuka Dikritik, Prabowo: Justru Terbantu, Itu Menyelamatkan Saya

"Saya sepakat betul sama Mbak Sakdiyah bahwa komedi itu juga jadi ukuran, jadi tolok ukur, ini kita beneran demokrasinya berjalan baik nggak, kalau si comic (komika) tadi masih bisa bikin kritikan-kritikan," ujar Nay.

Nay mengatakan, problemnya sekarang adalah pelarangan itu bisa jadi munculnya tidak langsung, tetapi melalui buzzer, tekanan publik, tekanan netizen, dan doxing. "Itu yang menakutkan. Jadi, tampaknya seakan-akan masih demokrasi, tapi sebenarnya itu dikerahkan," kata Nay.

(zik)

Read Entire Article
Prestasi | | | |