loading...
Indonesia akan segera memulai negosiasi baru untuk membeli 16 unit jet tempur KF-21 Block-2 buatan Korea Selatan guna menghindari tertinggal dari Filipina dalam antrean produksi. Foto/Aerospace Global News
SEOUL - Indonesia akan segera memulai negosiasi baru untuk membeli 16 unit jet tempur KF-21 Block-2 buatan Korea Selatan (Korsel) guna menghindari tertinggal dari Filipina dalam antrean produksi.
Media Korea, Global e-News, yang mengungkap upaya Indonesia tersebut, melaporkan bahwa keputusan Indonesia lebih didorong oleh faktor eksternal, yakni minat besar Filipina atas jet tempur tersebut.
Laporan itu menyebutkan bahwa meskipun negara yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto tersebut masih menghadapi kesulitan dalam membayar bagiannya dari biaya pengembangan KF-21, pendekatan saat ini adalah menandatangani kontrak untuk membeli versi pesawat yang sudah ada untuk memastikan prioritas dalam produksi.
Baca Juga: 10 Jet Tempur Tercanggih di Dunia, Apakah Pesawat Siluman F-35 Masih Nomor 1?
Langkah ini dijelaskan oleh keinginan Indonesia untuk terus memodernisasi Angkatan Udara-nya, yang dimulai dengan akuisisi jet tempur Rafale, dan oleh niatnya untuk mempertahankan saluran kerja sama industri pertahanan dengan Korea Selatan.
Versi Block-2 yang sedang dipertimbangkan Indonesia adalah tahap selanjutnya setelah Block-1, yang saat ini sedang dipasok ke Angkatan Udara Korea Selatan. Block-1 terutama berfokus pada misi "udara-ke-udara", sedangkan Block-2 adalah versi multiperan penuh yang mampu menyerang target darat. Ini termasuk mengintegrasikan senjata berpemandu presisi dan meningkatkan sistem radar dan peperangan elektronik.
KF-21 merupakan pesawat supersonik bermesin ganda dengan panjang 13 meter, tinggi 4,5 meter, dan bentang sayap 14 meter. Versi yang direncanakan adalah untuk awak pilot tunggal dan dua pilot.















































