loading...
Iran telah menutup wilayah udaranya sejak Rabu. Sedangkan AS dilaporkan segera menyerang Iran. Foto/Future UAE
TEHERAN - Iran telah menutup wilayah udaranya sejak hari Rabu untuk sebagian besar penerbangan. Langkah ini diambil Teheran di tengah protes yang meluas dan kekhawatiran akan serangan udara Amerika Serikat (AS).
Menurut situs pelacakan penerbangan, FlightRadar24, Kamis (15/1/2026), Peringatan Pemberitahuan kepada Misi Udara (NOTAM) dikeluarkan oleh Teheran tepat setelah pukul 17.00 ET. Dalam NOTAM tersebut, Iran melarang semua penerbangan kecuali penerbangan internasional ke dan dari Iran dengan izin.
Baca Juga: 3 Strategi Baru Iran Hadapi Invasi AS
Peta lalu lintas udara di atas Iran dan wilayah sekitarnya menunjukkan banyak penerbangan dialihkan di sekitar wilayah udara Iran.
Hanya lima pesawat yang terlihat di atas wilayah udara Iran pada saat NOTAM dikeluarkan, menurut situs pelacakan penerbangan tersebut.
Sementara itu, kantor berita Reuters mengutip sumber anonim yang mengatakan serangan militer AS terhadap Iran akan segera terjadi, dan dapat terjadi dalam beberapa jam saja.















































