Jelang Pemilihan Wali Kota New York, Trump Sebut Kandidat Muslim Zohran Mamdani Komunis

2 months ago 27

loading...

Zohran Mamdani, politisi Muslim yang jadi kandidat unggulan dalam pemilihan wali kota New York City. Foto/The New York Times

NEW YORK - Warga New York City (NYC) akan memilih wali kota baru pada Selasa (4/11/2025). Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencap kandidat terpopuler Zohran Mamdani sebagai "seorang komunis".

Mamdani, politisi Muslim yang jadi kandidat dari Partai Demokrat yang sedang naik daun. Dia mengungguli mantan gubernur dan tertuduh pelecehan seksual, Andrew Cuomo, yang mencalonkan diri sebagai calon independen setelah kalah dalam kontes utama partainya dari Mamdani.

Kandidat dari Partai Republik yang berada di posisi ketiga dalam jajak pendapat adalah Curtis Sliwa (71), yang memiliki masa lalu yang kelam sebagai pendiri kelompok main hakim sendiri Guardian Angels. Sliwa dikenal sebagai penyiar yang produktif dan pecinta kucing.

Baca Juga: Mengapa 67% Orang Yahudi Dukung Zohran Mamdani Jadi Wali Kota New York City?

Jajak pendapat terbaru Universitas Quinnipiac yang dilakukan dari 23 hingga 27 Oktober menunjukkan Mamdani memperoleh 43 persen suara, diikuti oleh Cuomo dengan 33 persen dan Sliwa dengan 14 persen.

Persaingan ini berfokus pada biaya hidup, tingkat kejahatan, dan bagaimana masing-masing kandidat akan menghadapi Trump, yang mengancam akan menahan dana federal dari kota tersebut.

“Mamdani adalah tokoh politik yang unik dan benar-benar menangkap semangat saat ini. Ini adalah momen di mana suara anti-Trump yang lantang di kota terbesar Amerika akan menjadi berita,” ujar Lincoln Mitchell, seorang profesor politik di Universitas Columbia, kepada AFP, Minggu (2/11/2025).

“Terus terang, seorang kandidat Muslim untuk wali kota New York adalah kisah yang luar biasa.”

Read Entire Article
Prestasi | | | |