Kabinet Bayangan Terbuka jika Ada Tokoh Bangsa yang Mau Jadi Dewan Pengawas

1 hour ago 6

loading...

Seskab Kabinet Bayangan Ahmad Jilul QF. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA - Setelah terbentuk pada pertengahan Juli 2026, Kabinet Bayangan akan mencari tokoh-tokoh bangsa untuk memberikan masukan kepada mereka. Kabinet Bayangan akan sangat terbuka dengan tokoh bangsa yang mau memberikan masukan dan nasihat.

Diketahui, saat ini ada tiga tokoh yang menjadi Panel Seleksi Kabinet Bayangan. Mereka adalah Zainal Arifin Mochtar yang merupakan Guru Besar Hukum Kelembagaan Negara — FH UGM, Bivitri Susanti yang merupakan Pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan dan Pengajar Jentera Law School, serta Erry Riyana Hardjapamekas yang merupakan Wakil Ketua KPK 2003–2007 dan Pendiri Masyarakat Transparansi Indonesia.

"Ada pikiran dari teman-teman untuk bahkan meng-upgrade panel ini, para senior ini. Jadi, kami akan mencari tokoh-tokoh bangsa yang bisa menjadi jangkar moral dan kedua bisa memantau kami. Jadi, kami rencanakan akan expand nih, jadi tidak cuma tiga orang ini," ujar Seskab Kabinet Bayangan Ahmad Jilul QF dalam podcast atau siniar To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Baca Juga: Kabinet Bayangan Bakal Kritisi Menteri yang Ngawur

Menurut Jilul, jika ada tokoh bangsa yang ingin menjadi advisor Kabinet Bayangan, pihaknya akan sangat terbuka. "Kita cari juga yang bukan orang politik. Jadi, bisa jadi ke depan yang tiga ini akan bertambah kalau ada tokoh bangsa yang ingin menjadi advisor bagi kami, kami akan sangat welcome. Secara tidak langsung akan menjadi 'dewan pengawas'," kata Jilul.

Read Entire Article
Prestasi | | | |