Pejabat Iran Peringatkan Pakta dengan Pakistan dan Turki Tak akan Jamin Keamanan Arab Saudi

4 hours ago 6

loading...

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri), Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (tengah), dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif saat penandatanganan di Mekkah. Foto/Murat Cetinmuhurdar/TCCB via Anadolu

TEHERAN - Anggota parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, mendesak Arab Saudi mengubah kebijakannya. Desakan itu muncul setelah Arab Saudi menandatangani pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.

Ia menyatakan melalui platform X, "Pihak Saudi harus menyadari kesepakatan tertulis dengan Turki dan Pakistan tidak akan memberikan keamanan bagi mereka, sama halnya seperti upaya bertahun-tahun untuk terus bergantung secara sepihak pada Amerika Serikat yang juga tidak memberikan keamanan bagi mereka."

"Perbaikilah kebijakan Anda agar Anda tidak perlu mengemis jaminan keamanan dari pihak lain," ujar Rezaei, yang juga merupakan anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran.

Sementara itu, kesepakatan pertahanan bersama antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandakan adanya "penataan ulang keamanan" besar-besaran yang memiliki implikasi internasional, menurut analis militer yang berbasis di London, Alex Alfirraz Scheers.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, ia mengatakan pakta regional tersebut memberikan perlindungan tambahan bagi ketiga negara di tengah kekhawatiran mengenai jaminan keamanan dari AS.

Read Entire Article
Prestasi | | | |