loading...
JAKARTA - Tahun 2026 diproyeksikan menjadi fase krusial bagi perjalanan Timnas Indonesia. Setelah melewati 2025 dengan sederet hasil mengecewakan, skuad Garuda dituntut bangkit dan menatap masa depan melalui kalender internasional yang padat di berbagai kelompok usia.
Performa Timnas Indonesia sepanjang 2025 jauh dari harapan. Langkah tim senior harus terhenti di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sekaligus memupus peluang tampil di putaran final. Kegagalan juga terjadi di level regional, di mana Timnas Indonesia U-22 tersingkir lebih awal di SEA Games 2025 Thailand dan gagal melaju dari fase grup.
Memasuki 2026, federasi dan tim nasional tak punya banyak waktu untuk berlarut dalam kekecewaan. Agenda internasional sudah menanti sejak Maret melalui FIFA Matchday yang dikemas dalam format FIFA Series. Turnamen mini ini akan digelar terpusat dengan melibatkan empat negara, di mana Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah.
Dalam format FIFA Series, setiap tim akan bertanding sistem gugur. Pemenang melaju ke partai final, sementara dua tim yang kalah akan saling berhadapan untuk memperebutkan posisi ketiga. Selain Maret, FIFA Matchday juga dijadwalkan berlangsung pada Juni, Oktober, dan November 2026.
Di tingkat regional, Timnas Indonesia bakal ambil bagian dalam ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus. Sementara itu, skuad U-23 akan menghadapi tantangan berbeda dengan tampil di Asian Games 2026 yang digelar di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober.
Tak hanya tim senior dan U-23, kelompok usia muda juga memiliki agenda penting. Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan berlaga di Piala Asia U-17 2026 pada Mei, yang menjadi ajang pembuktian generasi penerus sepak bola nasional.




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402145/original/057654400_1762239077-Depositphotos_615787560_XL.jpg)

























