loading...
Kedubes RI di London gelar diplomasi budaya. Foto/Istimewa
LONDON - Lebih dari 200 tokoh pemerintah dan parlemen Inggris , korps diplomatik, pelaku bisnis, akademisi, komunitas Indonesia, serta Friends of Indonesia menghadiri Resepsi Diplomatik HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di KBRI London.
Hadir sebagai Tamu Kehormatan, The Rt Hon. Lord Vaizey of Didcot, Ketua UK-ASEAN Business Council (UKABC). Kehadirannya menandai pentingnya Indonesia dalam hubungan ekonomi Inggris dengan ASEAN sekaligus memperkuat momentum pengembangan kerja sama Indonesia–Inggris.
Namun, resepsi tahun ini tidak hanya berbicara tentang diplomasi dan kerja sama. Indonesia memperkenalkan dirinya melalui budaya—dari selendang songket yang dikenakan kepada para tamu sejak memasuki ruang acara, filosofi tumpeng, tari tradisional, hingga alunan sasando dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.
Duta Besar RI untuk Kerajaan Inggris merangkap Republik Irlandia dan IMO, Dr. Desra Percaya, mengatakan perayaan kemerdekaan di luar negeri merupakan kesempatan untuk membangun kedekatan antarmasyarakat sekaligus memperkenalkan Indonesia secara langsung.
“HUT Kemerdekaan RI di London bukan hanya peringatan sejarah bangsa. Ini kesempatan untuk mempererat persahabatan dengan Inggris dan memperkenalkan Indonesia secara langsung: bangsa yang merdeka, beragam, dan siap bekerja sama. Budaya adalah bahasa diplomasi yang paling hangat,” ujarnya, dalam siaran pers yang dikirim ke SindoNews.


















































