loading...
Elon Musk menutup tahun 2025 dengan kekayaan memecahkan rekor di angka Rp11.620 triliun, menjadikannya entitas ekonomi yang lebih besar dibandingkan negara. Foto: Reuters
NEW YORK - Elon Musk menutup lembaran tahun 2025 bukan sekadar sebagai manusia terkaya di muka bumi, melainkan telah bermetamorfosis menjadi entitas ekonomi raksasa dengan kekayaan bersih menembus USD726,3 miliar atau setara Rp11.620 triliun.
Angka ini melampaui Produk Domestik Bruto (PDB) negara-negara maju seperti Belgia, Swedia, hingga Argentina.
Berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires List, CEO Tesla ini mencatatkan rekor akumulasi kekayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kapitalisme modern.
Meski sempat terkoreksi turun sebesar USD3,3 miliar (Rp52,8 triliun) di hari terakhir perdagangan akibat saham Tesla yang melemah 1 persen ke level USD449,72 (Rp7,2 juta) per lembar, tren tahunan Musk tetaplah sebuah anomali statistik yang mencengangkan.
Sepanjang 2025, saham Tesla telah naik 18 persen dan sempat menyentuh level tertinggi mendekati 500 dollar AS per lembar.
Kesenjangan yang Menganga Lebar
Analisis terhadap data kekayaan global menunjukkan betapa jauhnya Musk meninggalkan para pesaingnya. Sejak mengambil alih takhta orang terkaya dunia pada Mei 2024 dari tangan Bernard Arnault (CEO LVMH), Musk berlari sendirian tanpa pesaing berarti.
Di posisi kedua, pendiri Google Larry Page "hanya" memiliki kekayaan USD256,9 miliar (Rp4.110 triliun).














































