Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen

8 hours ago 9

loading...

Kesepakatan Iran mencakup dana Rp5.327 triliun. Foto/X/IQNA

TEHERAN - Dana swasta sebesar USD300 miliar atau Rp5.327 Triliun yang dirancang untuk memicu investasi ke Iran diuraikan dalam perjanjian kerangka kerja AS-Iran dan lebih dari setengah jumlah tersebut telah dikomitmenkan. Itu diungkap sebuah sumber yang memiliki pengetahuan langsung tentang kesepakatan tersebut kepada Reuters.

Dana tersebut dirancang untuk memberikan insentif ekonomi kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan kesepakatan akhir untuk mengakhiri perang, kata sumber tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim karena rencana tersebut belum diumumkan karena Washington dan Teheran bersiap untuk menandatangani pada hari Jumat.

Keberadaan dana tersebut telah dilaporkan sebelumnya, tetapi Reuters mengungkapkan untuk pertama kalinya bahwa lebih dari setengah jumlah tersebut telah dikucurkan dan bahwa dana tersebut akan sepenuhnya terdiri dari dana sektor swasta.

Para pejabat AS dan Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menyepakati kerangka kerja untuk mengakhiri perang mereka, yang dimulai ketika pasukan AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari, menghentikan blokade AS terhadap Iran, dan membuka kembali Selat Hormuz, jalur pasokan utama untuk minyak dan gas global.

Dana baru ini merupakan wahana investasi swasta, bukan program rekonstruksi atau reparasi, dan tidak akan mencakup uang atau hibah pemerintah, kata sumber tersebut, menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan yang berbasis di AS, negara-negara Teluk Arab, Asia, Amerika Selatan, dan Afrika telah setuju untuk berkomitmen memberikan pendanaan.

Investasi yang dijanjikan mencakup energi, logistik, manufaktur, dan transportasi, kata sumber tersebut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |