loading...
DR. Cashtry Meher, seorang penulis, pemerhati kesehatan, dan pemikir ketahanan kesehatan nasional. Foto/Istimewa
JAKARTA - Buku “Selamatkan Nyawa, Hadirkan Tawa” karya DR. Cashtry Meher, seorang penulis, pemerhati kesehatan, dan pemikir ketahanan kesehatan nasional diluncurkan di The Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Rabu (14/1/2025). Inti buku tersebut bahwa kesehatan tidak lagi cukup dipahami sebagai layanan yang bekerja ketika sakit datang, namun harus ditempatkan sebagai fondasi keberlanjutan kehidupan dan ketahanan bangsa.
Dalam peluncuran buku tersebut, DR. Cashtry menegaskan menjaga kehidupan adalah bentuk tertinggi dari keberadaban sebuah bangsa. Menurutnya, ketahanan kesehatan tidak semata diukur dari kemampuan merespons krisis, melainkan dari kapasitas sistemik bangsa untuk mencegah, melindungi, dan memulihkan kehidupan secara konsisten. Kesehatan, kata dia, perlu ditempatkan sebagai fondasi pembangunan, bukan sekadar konsekuensi di akhir proses.
"'Selamatkan Nyawa, Hadirkan Tawa' menegaskan bahwa ketahanan kesehatan nasional hanya dapat terwujud melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Kesehatan tidak berdiri sendiri, melainkan berkelindan erat dengan pendidikan, lingkungan, ekonomi, dan tata kelola publik,” ujar DR. Cashtry dalam peluncuran bukunya di The Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta, Rabu (14/1/2025)
Baca juga: 81,1 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Hujan, BMKG: 3 Provinsi Masuk Kategori Awas















































