Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia

1 hour ago 2

loading...

Tiga kali survei LPEM secara berturut-turut mengungkap mayoritas ahli tidak melihat perbaikan ekonomi Indonesia. Foto/Dok

JAKARTA - Tiga kali survei LPEM secara berturut-turut mengungkap mayoritas ahli tidak melihat perbaikan ekonomi Indonesia . Data penilaian kondisi ekonomi saat ini versus tiga bulan lalu, masih konsisten dengan hasil survei sebelumnya.

Dari 85 ekonom yang menjadi responden, tercatat ada 35 menilai lebih buruk, 32 (tidak berubah), 10 (lebih baik), 6 (jauh lebih buruk), dan 2 ekonom menyatakan ekonomi jauh lebih baik. Economic Experts Survey-Semester I 2026 merupakan, survei independen oleh LPEM FEB UI yang mengumpulkan pandangan para ekonom tentang kondisi ekonomi Indonesia, perkembangan kebijakan, dan prospek ke depan.

Survei ini merupakan putaran ketiga yakni 24 Februari hingga 9 Maret 2026, setelah sebelumnya dilakukan pada Maret dan Oktober 2025. Menariknya, selama tiga putaran berturut-turut, para ahli masih belum melihat peningkatan kondisi ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Riset FEB UI: Hilirisasi Tambang Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif di Indonesia

Sebanyak 85 ekonom menjadi responden survei ini. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain: Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, Gorontalo, Bali, Maluku Utara, Kalimantan Selatan, Lampung, Jawa Timur, dan Jambi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |