Ketika Kota Bontang Jadi Pusat Perumusan Strategi untuk Masa Depan Konstruksi Kaltim

3 days ago 8

Fimela.com, Bontang Pemerintah Kota Bontang melalui Sekretaris Daerah, Aji Erlynawati, menyampaikan bahwa menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Pembinaan Konstruksi se-Kaltim adalah sebuah kebanggaan yang menandai semakin besarnya peran kota dalam pembangunan kawasan.

Forum ini momentum penting bagi para pemangku kepentingan di sektor jasa konstruksi untuk merumuskan strategi pembangunan di era Ibu Kota Nusantara (IKN), sekaligus memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berkualitas.

“Pembangunan infrastruktur harus disertai peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga kerja konstruksi yang profesional, berkompeten, dan berintegritas. Kehadiran Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur membawa tantangan sekaligus peluang besar bagi daerah sekitar, termasuk Bontang,” ujar Aji Erlynawati di Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Rabu (8/10/2025).

Kepala Dinas PUPR-Pera Provinsi Kalimantan Timur, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hasil konstruksi di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Rapat koordinasi ini menghadirkan narasumber dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, serta empat narasumber nasional dari Kementerian PUPR dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang bergabung secara virtual.

Kehadiran para ahli tersebut menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional. Pelaku jasa konstruksi lokal diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pemain utama dalam menyukseskan pembangunan di Kalimantan Timur, terutama di kawasan penyangga IKN.

Dengan diselenggarakannya rapat koordinasi di Kota Bontang, diharapkan lahir komitmen bersama untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas tenaga kerja konstruksi, serta membangun daya saing daerah.

“Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam menyongsong masa depan pembangunan yang lebih cerah dan berkelanjutan,” tutur Aji Muhammad. 

(*)

Read Entire Article
Prestasi | | | |