Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional

3 hours ago 10

loading...

Menteri PKP, Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Pusat BRI untuk mengevaluasi sekaligus mengakselerasi program Kredit Program Perumahan (KPP). Foto/Dok

JAKARTA - Sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan pelat merah kian dimatangkan dalam mendukung ambisi Presiden Prabowo Subianto demi memastikan ketersediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI muncul sebagai penggerak utama dengan capaian realisasi pembiayaan yang melampaui seluruh target awal dalam waktu relatif singkat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Pusat BRI untuk mengevaluasi sekaligus mengakselerasi program Kredit Program Perumahan (KPP). Dalam pertemuan tersebut, Menteri yang akrab disapa Ara ini menegaskan bahwa peran perbankan sangat vital dalam menggerakkan roda ekonomi melalui sektor konstruksi dan UMKM dalam rantai produksi rumah subsidi selama ini.

Direktur BRI, Hery Gunardi menyatakan, komitmen penuh untuk mengawal kebijakan ini melalui kecepatan eksekusi di lapangan. Sinergi ini digadang-gadang dapat menjawab tantangan backlog perumahan yang selama ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Baca Juga: BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026 untuk Dorong Transformasi Desa 5.0

"Hari ini saya kedatangan tamu, Pak Menteri PKP, kami berdiskusi tentang gimana caranya untuk menyalurkan pembiayaan perumahan bersubsidi dan juga KUR kepemilikan perumahan, alhamdulillah BRI bisa mendukung program ini dengan baik," ujar Hery dalam jumpa pers di kantor pusat BRI Sudirman, Jakarta, Senin (25/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |