Krisis Energi Kian Nyata, Cadangan Minyak Dunia Terkuras hingga Level Terendah

2 hours ago 5

loading...

Penuptupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik di Iran telah menguras cadangan minyak global pada kecepatan rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya. FOTO/NYT

NEW YORK - Penutupan hampir total jalur pelayaran Selat Hormuz akibat eskalasi konflik di Iran telah menguras cadangan minyak global pada kecepatan rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya. Situasi ini memicu krisis pasokan energi dunia, melonjakkan harga bahan bakar di Amerika Serikat (AS), hingga mengancam operasional industri penerbangan di Eropa menjelang musim panas.

"Eropa kemungkinan hanya memiliki cadangan bahan bakar jet untuk sekitar enam pekan," ujar Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA), Fatih Birol dikutip dari New York Times, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga: Berhasil Lintasi Selat Hormuz, 1 Juta Barel Minyak Tiba di Korsel

Hal itu akibat terjadi tekanan akut pada stok avtur komersial yang diprediksi jatuh ke bawah ambang batas kritis pada Juni mendatang. Data Morgan Stanley menunjukkan, persediaan minyak global merosot sekitar 4,8 juta barel per hari sepanjang periode Maret hingga April 2026. Penurunan ini tercatat sebagai penyusutan kuartalan terdalam dalam sejarah IEA, yang memperparah kekhawatiran atas ketahanan energi di tengah dinamika geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Read Entire Article
Prestasi | | | |