loading...
Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan instruksi Presiden Prabowo Subianto mengenai beasiswa. Foto/Binti Mufarida.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan menambah jumlah penerima beasiswa sehingga semakin banyak anak bangsa yang bisa mengenyam pendidikan tinggi. Oleh karena itu, Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menghitung ulang skema penerimaan beasiswa sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas.
Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat kepada rektor serta pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta Tahun 2026 di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Baca juga: Kuliah Gratis di Unhan 2026, Syaratnya TKA dan Nilai Rapor
“Bapak Presiden memberikan arahan untuk kepada kami, terutama Mendikti Sainstek dan kami sebagai Mensesneg untuk mencoba menghitung ulang, memformulasikan ulang bagaimana memperbesar, memperbesar sebanyak-banyaknya penerima beasiswa,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi kepada awak media, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Prasetyo pun membeberkan data jumlah mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan. Tercatat dari sekitar 9,9 juta mahasiswa di Indonesia, baru sekitar 1,1 juta yang mendapatkan beasiswa dalam berbagai skema, salah satunya melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Baca juga: Beasiswa Ajinomoto 2027 Resmi Dibuka, Kuliah di Jepang Ditanggung Penuh
“Salah satunya. Jadi dilaporkan juga kepada Bapak Presiden berapa jumlah adik-adik mahasiswa sekarang yang sedang belajar, jadi kurang lebih ada sekitar 9,9 juta. Kemudian berapa yang sudah mendapatkan beasiswa dalam berbagai bentuk, salah satunya misalnya KIP yang baru 1,1 juta penerima,” ujarnya.















































