loading...
Mendikdasmen Abdul Mu’ti meresmikan hasil revitalisasi tahun 2025 untuk 10 satuan pendidikan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Foto/Kemendikdasmen.
JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat layanan pendidikan anak usia dini . Tak hanya dengan revitalisasi namun juga dengan pemberian bantuan langsung.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ( Mendikdasmen ) Abdul Mu'ti mengatakan, komitmen untuk memperkuat Pendidikan anak usia dini dini melalui kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak.
Dukungan tidak hanya diberikan dalam bentuk sarana prasarana, tetapi juga bantuan langsung kepada peserta didik berupa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang TK.
Baca juga: Kemendikdasmen Pastikan Penerbitan Ulang Ijazah dan Transkrip Korban Banjir Sumatera
“Mulai tahun 2026, anak-anak TK juga akan menerima Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp450 ribu. Program ini menjangkau sekitar 888 ribu peserta didik TK di seluruh Indonesia,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (18/12/2025).
Selain itu, untuk revitalisasi satuan pendidikan, Mendikdasmen meresmikan hasil revitalisasi tahun 2025 untuk 10 satuan pendidikan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Salah satu sekolah yang diresmikan secara langsung dalam kunjungan kerja tersebut adalah TK Muslimat NU Roudlotut Tholibin.
















































