Mengenal 10 Istilah Green Living yang Perlu Kamu Tahu

2 days ago 9

Fimela.com, Jakarta Gaya hidup ramah lingkungan atau green living semakin banyak diterapkan karena kesadaran kita terhadap krisis iklim, polusi, dan pentingnya menjaga bumi untuk generasi mendatang. Tapi sebelum memulai langkah kecil menuju hidup yang lebih hijau, kamu perlu memahami dulu beberapa istilah yang sering muncul dalam pembahasan green living. 

Yuk, kenali satu per satu supaya kamu semakin mudah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

1. Sustainable Living

Sustainable living adalah gaya hidup yang berfokus pada penggunaan sumber daya secara bijak tanpa merusak atau menghabiskannya. Intinya, kita berusaha memenuhi kebutuhan hari ini tanpa mengorbankan kemampuan bumi memenuhi kebutuhan generasi berikutnya. 

Contohnya: mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilih energi terbarukan, hingga membeli produk lokal.

2. Eco-Friendly

Istilah eco-friendly berarti ramah lingkungan. Produk atau aktivitas disebut eco-friendly ketika tidak menyebabkan kerusakan pada ekosistem, polusi, atau limbah berlebihan. 

Misalnya: sedotan stainless steel, tas belanja kain, atau kemasan biodegradable. Tujuan utamanya adalah menjaga lingkungan tetap bersih dan aman.

3. Zero Waste

Zero waste adalah filosofi hidup yang bertujuan meminimalkan sampah hingga mendekati nol. Meski sulit benar-benar tanpa sampah, tujuan utamanya adalah menciptakan pola konsumsi yang lebih sadar, seperti membawa botol minum sendiri, membeli produk curah (bulk), atau memilih barang yang bisa digunakan berulang kali.

4. Circular Economy

Dalam circular economy, barang dan bahan dirancang untuk dipakai selama mungkin, diperbaiki, didaur ulang, atau digunakan kembali. Kebalikan dari pola konsumsi “ambil–pakai–buang”, ekonomi sirkular menciptakan siklus penggunaan yang terus berputar sehingga limbah berkurang drastis.

5. Carbon Footprint

Carbon footprint adalah jumlah total emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas seseorang, perusahaan, atau produk. Emisi ini berasal dari transportasi, listrik, makanan, hingga fashion. Semakin kecil jejak karbonmu, semakin besar kontribusimu terhadap pengurangan pemanasan global.

6. Upcycling

Upcycling adalah proses mengubah barang bekas menjadi sesuatu yang baru dan bernilai lebih tinggi tanpa menghancurkannya terlebih dahulu.

Contohnya: membuat tas dari spanduk bekas, atau mengubah botol kaca menjadi vas bunga. Berbeda dari daur ulang biasa, upcycling justru meningkatkan nilai barang tersebut.

7. Biodegradable

Biodegradable berarti dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme dalam waktu relatif cepat. Banyak produk eco-friendly yang menggunakan material biodegradable seperti pati jagung, kertas, atau serat bambu. Tapi perlu diingat, tidak semua biodegradable bisa benar-benar terurai di lingkungan yang tidak tepat.

8. Composting

Composting adalah proses mengubah sisa makanan dan sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman. Dengan melakukan komposting, kamu mengurangi jumlah sampah rumah tangga yang berakhir di TPA sekaligus membantu mengembalikan nutrisi ke tanah.

9. Green Energy

Green energy adalah energi yang berasal dari sumber terbarukan dan tidak merusak lingkungan, seperti tenaga surya, angin, air, atau biomassa. Penggunaan green energy membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang menghasilkan emisi tinggi.

10. Minimalism

Meskipun tidak selalu identik dengan lingkungan, minimalism berhubungan erat dengan gaya hidup hijau. Dengan hidup lebih minimalis, kamu hanya membeli dan menggunakan barang yang benar-benar kamu butuhkan. Hal ini otomatis mengurangi produksi limbah dan konsumsi berlebihan.

Sahabat Fimela, memahami berbagai istilah green living membantu kamu menerapkan gaya hidup yang lebih sadar dan bertanggung jawab. Langkah kecil seperti membawa tote bag, memilih produk ramah lingkungan, atau mengurangi sampah makanan sudah menjadi bagian dari perjalananmu menuju hidup yang lebih berkelanjutan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Prestasi | | | |