Mengupas Update One UI 8.5: Saat Bixby Tak Lagi Jadi Asisten Pajangan di Smartphone Samsung

6 days ago 15

loading...

Pembaruan Bixby pada One UI 8.5 mengubah asisten virtual Samsung menjadi agen kecerdasan buatan percakapan yang terintegrasi dengan Perplexity. Foto: SEIN

JAKARTA - Persaingan ekosistem kecerdasan buatan (AI) di ranah ponsel pintar di 2026 memasuki babak baru. Utamanya, setelah Samsung Electronics resmi merilis program beta untuk versi terbaru Bixby yang berjalan pada pembaruan antarmuka One UI 8.5.

Asisten virtual tersebut dirombak total menjadi agen perangkat percakapan cerdas, mendefinisikan ulang cara pengguna berinteraksi dengan ekosistem Galaxy melalui kendali bahasa yang jauh lebih natural dan intuitif.

Menganalisis tren pasar gawai di 2026, dominasi AI generatif menuntut pabrikan ponsel untuk tidak sekadar menempelkan aplikasi pihak ketiga. Namun, meleburkan AI langsung ke dalam sistem operasi inti.

Samsung merespons tuntutan ini dengan presisi. Bixby di One UI 8.5 tak sekadar eksekutor perintah suara kaku, melainkan asisten cerdas yang memahami konteks berlapis dari bahasa sehari-hari manusia.

Langkah strategis ini sejalan dengan komitmen perusahaan sejak pertama kali merangsek masuk ke era AI.

Chief Operating Officer, Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics, Won-Joon Choi, menegaskan bahwa pengembangan Bixby dengan AI harus mudah digunakan oleh konsumen.

Read Entire Article
Prestasi | | | |