loading...
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman menghadiri seminar di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Yogyakarta (BBPPMT Yogyakarta) dan Demplot Cangkringan, Yogyakarta, beberapa waktu lalu. Foto: Ist
YOGYAKARTA - Balai-balai Transmigrasi akan dikembangkan menjadi Kawasan Eduwisata Transmigrasi untuk menunjukkan pada publik wujud konkret dari transformasi transmigrasi.
"Transmigrasi hari ini berfokus pada pembangunan ekonomi dan investasi melalui pembukaan akses dan peningkatan nilai kawasan. Balai harus mempersiapkan program yang mendukung pembentukan kawasan ekonomi secara nyata," ujar Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman dalam arahannya di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Yogyakarta (BBPPMT Yogyakarta) dan Demplot Cangkringan, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.
Dia menegaskan pentingnya peran balai dalam menjangkau publik melalui konten di media sosial yang informatif, khususnya terkait program strategis nasional pembangunan kawasan berbasis sains, nilai ekonomi dan investasi, serta penciptaan lapangan kerja.
Baca juga: Menteri Iftitah Sulaiman Bicara Visi Besar dan Paradigma Baru Transmigrasi
Guna mendukung peran balai transmigrasi sekaligus memastikan keselarasan dengan prioritas nasional di lingkungan kementerian, Iftitah menerapkan sentralistik pola anggaran tahun 2026 sebagai arah baru kebijakan transmigrasi nasional. Perencanaan program dan anggaran tahun 2026 dialokasikan untuk program revitalisasi dan transformasi.
















































