Meski Tikam Kawannya hingga Tewas, Remaja Laki-laki Malaysia Dibebaskan

5 hours ago 12

loading...

Yap Shing Xuen dibunuh rekannya yang mengidap gangguan jiwa. Foto/X/BBC

KUALA LUMPUR - Seorang remaja laki-laki asal Malaysia yang didakwa atas kasus pembunuhan heboh terhadap teman sekolah perempuannya telah dibebaskan, setelah hakim memutuskan bahwa remaja tersebut mengalami gangguan jiwa saat kejadian berlangsung.

Ia telah menikam Yap Shing Xuen hingga tewas di toilet sekolah menengah mereka yang terletak di pinggiran ibu kota Kuala Lumpur.

Pembunuhan terhadap gadis berusia 16 tahun itu sempat menggemparkan Malaysia dan memicu perdebatan mengenai dampak media sosial terhadap anak-anak.

Sebelumnya, polisi menduga bahwa media sosial mungkin telah memengaruhi remaja laki-laki tersebut, yang saat itu berusia 14 tahun. Kasus ini dinilai telah mendorong pihak berwenang untuk membatasi akses anak-anak terhadap media sosial, sebuah kebijakan yang mulai diterapkan awal tahun ini.

Remaja tersebut—yang identitasnya tidak boleh diungkapkan menurut hukum Malaysia karena ia masih di bawah umur—telah menyatakan tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan tersebut.

Selama persidangan, pengacara pembela tidak menyangkal bahwa remaja itu membunuh sang gadis, namun berargumen bahwa ia telah lama menderita gangguan kesehatan mental dan meminta agar ia dibebaskan dengan alasan gangguan jiwa.

Read Entire Article
Prestasi | | | |