loading...
Iran meluncurkan drone ke pangkalan AS di Timur Tengah. Foto/mehr
TEHERAN - Militer Iran menyatakan telah menyerang sistem komunikasi satelit, gudang peralatan, dan hanggar jet tempur di Pangkalan Ahmad Al-Jaber di Kuwait. Mereka menyebutnya sebagai tahap ke-31 dari operasi bernama "Saiqa," atau "Kilat."
Dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita semi-resmi Tasnim, bagian humas militer Iran menyebutkan rudal dan pesawat nirawak (drone) digunakan dalam serangan tersebut, yang menurut mereka merusak sistem komunikasi dan hanggar pesawat.
Mereka menyatakan pangkalan tersebut "memainkan peran penting" dalam mendukung pasukan AS di kawasan itu serta operasi udara dan pengintaian mereka.
Pernyataan itu menyebutkan pasukan Iran juga menyerang lokasi penempatan pasukan dan sistem radar di pangkalan udara Al Minhad di Uni Emirat Arab, yang digambarkan sebagai pusat penting bagi dukungan dan mobilitas udara pasukan asing.
Militer Iran menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas jatuhnya korban di pihak angkatan bersenjata mereka sebelumnya.


















































