Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah

4 days ago 128

loading...

Pemandangan sumur minyak yang sedang beroperasi saat matahari terbenam di Ladang Minyak Elk Hills seiring kenaikan harga gas di California, Amerika Serikat pada 14 April 2024. Foto/Tayfun Co?kun/Anadolu Agency

TEHERAN - Harga minyak mentah Brent sempat naik di atas USD100 per barel pada hari Kamis (3/7/2026) setelah gerakan Houthi Yaman mengklaim telah menargetkan dua kapal tanker minyak Saudi di Laut Merah. Perkembangan itu meningkatkan kekhawatiran tentang pasokan energi dan rute pelayaran regional.

Pada pukul 13:40 GMT, minyak mentah Brent diperdagangkan sekitar USD99,56 per barel, naik 5,84%, setelah sebelumnya melampaui angka USD100 untuk pertama kalinya sejak Mei.

West Texas Intermediate (WTI), patokan AS, naik 4,68% menjadi USD90,89 per barel.

Kelompok Houthi mengatakan mereka telah melakukan operasi militer yang menargetkan dua kapal tanker minyak Saudi, yang diidentifikasi sebagai Incilia dan Layla, dengan tuduhan kapal-kapal tersebut telah melanggar blokade yang diumumkan kelompok tersebut awal pekan ini di pelabuhan-pelabuhan Saudi.

Klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.

Read Entire Article
Prestasi | | | |