Netanyahu Gagal Tumbangkan Rezim Iran, Bencana Politik Kini Landa Israel

4 hours ago 6

loading...

PM Israel Benjamin Netanyahu dikecam para tokoh oposisi karena gagal menumbangkan rezim Iran dalam perang 39 hari. Foto/Chaim Goldberg/Flash90

TEL AVIV - Para pemimpin oposisi Israel bereaksi dengan marah terhadap gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Mereka mengecam Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu karena gagal mencapai perubahan rezim di Teheran.

Iran dan AS sepakat untuk menghentikan pertempuran selama dua minggu pada Selasa malam setelah pembicaraan terakhir untuk mencegah kehancuran Iran yang meluas seperti yang diancam oleh Trump.

Baca Juga: Daftar Lengkap 37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun

Kantor Netanyahu mengeklaim mendukung kesepakatan tersebut meskipun ada laporan yang menunjukkan bahwa para pejabat Israel tidak dikonsultasikan pada jam-jam kritis menjelang kesepakatan itu.

Israel kemudian membalas dengan membunuh ratusan orang dalam pengeboman besar-besaran di seluruh Lebanon, yang menurut klaim mereka tidak termasuk dalam gencatan senjata.

"Tidak pernah ada bencana politik seperti ini sepanjang sejarah kita," tulis pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, di media sosial pada hari Rabu.

"Netanyahu gagal secara politik, gagal secara strategis, dan tidak memenuhi satu pun tujuan yang telah ia tetapkan sendiri… Akan butuh waktu bertahun-tahun bagi kita untuk memperbaiki kerusakan politik dan strategis yang ditimbulkan Netanyahu karena kesombongan, kelalaian, dan kurangnya perencanaan strategis," paparnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |